Manfaat Umbi Talas Untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Talas dikonsumsi sebagai makanan pokok dan makanan tambahan. Talas mengandung karbohidrat yang tinggi, protein, lemak dan vitamin.

Talas mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Selain Umbi, pelepah daunnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, obat maupun pembungkus. Sisa umbi dan kulit umbi dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan ikan secara langsung maupun setelah difermentasi. Tanaman ini mempunyai keterkaitan dengan pemanfaatan lingkungan dan penghijauan karena mampu tumbuh di lahan yang agak berair sampai lahan kering.

Umbi talas sangat bermanfaat sebagai bahan makanan tambahan maupun sebagai penyangga bahan pangan bagi daerah-daerah pada saat terjadinya kelangkaan pangan, misalnya yang diakibatkan oleh terjadinya kemarau panjang dan sebagainya.  Talas  di beberapa negara juga digunakan sebagai makanan pokok seperti di Malaysia, Fiji, Samoa, Hawai, Kolumbia, Brasil, Filipina. Di Hawai, talas disajikan sebagai makanan pokok yang disebut poi yaitu talas yang dibuat getuk dan dicampur air dan kemudian difermentasikan sebelum dimakan. Sedangkan di Brasil talas dibuat jadi roti. Didalam program diversifikasi pangan, talas juga merupakan salah satu tanaman sumber penghasil karbohidrat non beras dari golongan umbi-umbian selain ubi kayu dan ubi jalar yang memiliki peranan cukup penting untuk penganekaragaman  pangan.

Beberapa jenis talas yang terdapat di daerah Bogor adalah talas sutera, talas bentul dan talas ketan. Talas sutera memiliki daun yang berwarna hijau muda dan dan berbulu halus seperti sutera. Umbinya kecoklatan dengan ukuran sedang sampai besar. Talas bentul memiliki umbi yang lebih besar berwarna lebih muda kekuning-kuningan dan warna batang yang lebih ungu dibanding talas sutera. Talas ketan warna pelepahnya hijau tua kemerahan. Di Bogor dikenal pula jenis talas mentega (talas gambir/talas hideung), karena batang dan daunnya berwarna unggu gelap.

Kandungan nutrisi talas

Umbi talas segar mengandung 63 – 85% air dengan 13 – 29% karbohidrat. Pati merupakan komponen karbohidrat utama di dalam umbi talas. Selain itu, umbi talas juga mengandung protein, sedikit lemak dan kaya kalsium, fosfor, besi, vitamin C, tiamin, riboflavin dan niasin. Jika dihitung dari total padatannya, kadar protein umbi talas sekitar 7%. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan dengan kadar protein (dihitung dari total padatan) umbi dari ubi kayu, ubi jalar maupun uwi. Protein lebih terkonsentrasi pada daging umbi dibagian luar daripada dibagian tengah. Karena itu, proses pengupasan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak banyak protein yang terbuang.

Dengan kadar air yang tinggi, maka seperti bahan pangan segar lainnya, umbi talas segar mudah rusak selama penyimpanan. Untuk mempermudah penggunaan dan memperpanjang umur simpannya, umbi talas diolah menjadi tepung talas atau diekstrak patinya sehingga diperoleh pati talas.

Dalam bentuk tepung, talas memiliki komposisi nutrisi yang lebih baik dibandingkan beras. Tepung talas mengandung protein yang lebih tinggi dan dengan kadar lemak yang lebih rendah daripada beras. Kandungan serat talas juga cukup tinggi. Kehadiran serat ini sangat baik untuk menjaga kesehatan saluran cerna. Granula dari pati talas berukuran kecil. Dari aspek daya cerna, pati dengan ukuran granula yang kecil lebih mudah dicerna sehingga dapat digunakan sebagai ingredien untuk makanan pengganti ASI (MP-ASI), untuk orang tua, maupun orang yang bermasalah dengan saluran cerna. Secara tradisional, masyarakat di kepulauan Pasifik dan Hawaii telah menggunakan talas sebagai ingredien untuk makanan bayi.

Talas memiliki banyak getah (gum). Keberadaan gum ini, dan kadar amilopektinnya yang lebih tinggi dari amilosa menyebabkan rasa dan tekstur talas menjadi lengket dan pulen.

Manfaat Talas bagi Kesehatan
Talas merupakan makanan yang dapat memberikan berbagai manfaat bagi orang yang mengkonsumsinya. Beberapa manfaat Talas diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Mengendalikan Gula Darah
Umbi Talas adalah makanan yang akan kaya serat. Serat makanan memiliki potensi untuk mempertahankan kadar gula darah dengan mengendalikan produksi insulin dalam tubuh.

2. Memperlancar Pencernaan
Tingginya serat makanan yang ditemukan di umbi talas (satu porsi mengandung sekitar 27% dari kebutuhan serat makanan sehari-hari) membuatnya sangat penting untuk mendukung kesehatan pencernaan kita. Serat makanan dapat membantu menambah jumlah tinja, sehingga membantu makanan bergerak melalui saluran pencernaan dan memfasilitasi pencernaan yang lebih baik.

3. Manjaga Kesehatan Jantung
Umbi Talas mengandung tingkat kalium (potassium) dan mineral tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh kita agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

4. Menjaga Kesehatan Indera Penglihatan
Umbi Talas mengandung berbagai antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan kita, antioksidan tersebut diantaranya seperti beta-karoten dan cryptoxanthin yang dapat membantu meningkatkan penglihatan dengan mencegah radikal bebas dari menyerang sel mata yang dapat menyebabkan degenerasi makula atau katarak.

5. Mencegah Penyakit Kanker
Antioksidan seperti beta-karoten dan cryptoxanthin yang terkandung dalam Umbi Talas dalam melindungi sel tubuh kita dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Antioksidan ini dapat menetralkan radikal bebas yang ada dalam tubuh kita.

6. Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin A dan E terdapat pada umbi talas memiliki manfaat yang besar bagi kulit kita. Vitamin-vitamin ini meningkatkan pembentukan sel-sel kulit baru yang sehat dan meningkatkan kehidupan sel-sel kulit yang merosot.

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Salah satu manfaat terpenting dari umbi talas untuk kesehatan adalah perannya dalam sistem kekebalan tubuh. Umbi Talas memiliki tingkat vitamin C yang tinggi dalam setiap sajiannya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *