Kam. Jun 4th, 2020

Ngopi88.com

Rangkuman Trending Topik Indonesia Terbaru

Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Bekerja di Rumah

3 min read

Ngopi88.com – Ketika coronavirus mulai menyebar ke seluruh dunia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan “social distancing” sebagai salah satu cara untuk memerangi dan memutus rantai penyebaran penyakit itu.

Coronavirus memengaruhi segalanya, mulai dari perjalanan internasional hingga ketersediaan pembersih tangan. Pandemi COVID-19 di Seluruh dunia telah menjadi keprihatinan yang terus meningkat. Itu sebabnya banyak perusahaan merekomendasikan agar karyawan bekerja dari jarak jauh hingga virus dapat diperlambat.

Novel Coronavirus menjadi anugerah bagi tren kerja-dari-rumah yang berkembang, membuat jutaan orang menjadi pekerja jarak jauh dalam waktu yang sangat singkat guna melanjutkan operasi perusahaan di tengah pandemi global.

Bekerja dari rumah memang membuat anda memiliki lebih banyak waktu luang untuk keluarga, bersantai atau berolahraga. Tapi bekerja dari rumah dapat menjadi pedang bermata dua. Anda akan lebih sulit untuk fokus dan kosentrasi pada pekerjaan.

Berikut adalah empat tips bekerja di rumah agar Anda bisa tetap fokus pada pekerjaan dan sehat secara mental;

Cari Lokasi yang Nyaman
Cobalah cari tempat yang nyaman untuk anda bekerja di rumah, Seperti di sofa, tempat tidur atau taman dibelakang rumah.
Akan lebih baik jika Anda memiliki ruang khusus untuk bekerja dari rumah.

Cari Teman
Interaksi sosial dengan rekan kerja dapat mengurangi perasaan terisolasi dan kesepian. Universitas Durham, Dr. Thuy-vy Nguyen, yang mempelajari efek kesendirian, berpendapat bahwa efek psikologis dari bekerja jarak jauh sering diabaikan, meskipun itu merupakan faktor penting dalam kesehatan mental.

Untuk membantu mengisi kesenjangan sosialisasi saat bekerja dari jarak jauh, sebaiknya anda menemukan kolega yang dapat Anda hubungi ketika Anda merasa perlu untuk mengobrol dengan seseorang. Atau, berteman dengan seorang teman yang bekerja di tempat lain dan sedang mengalami pengalaman yang sama.

Punya Rencana
Ketika bekerja sendiri, Anda harus menjaga jadwal harian yang lebih terstruktur dari biasanya. Sebaiknya anda membuat jadwal yang mencakup beberapa kali istirahat sepanjang hari, berapa lama anda bermain dengan anak atau berjalan-jalan di sekitar lingkungan dan lain-lain.

Identifikasi apa yang perlu dilakukan setiap hari dan pastikan untuk melakukannya. Selama anda memiliki rencana tentang bagaimana menyelesaikan daftar tugas sehari-hari, tidak masalah apakah atau bagaimana saya dapat terganggu, selama saya menyelesaikan sesuatu pada akhir hari.

Tetap Berkomunikasi
Memanfaatkan teknologi komunikasi gratis atau murah. Saat ini ada banyak alat yang tersedia untuk menjaga komunikasi yang erat dengan teman kantor. Meskipun ideal jika Anda sesekali bertemu langsung dengan rekan kerja, terkadang itu tidak mungkin karena tim dipisahkan oleh geografi. Dalam hal itu, obrolan video adalah hal terbaik, Google Meet Hangouts menjadi media yang sangat baik untuk melakukannya.

Anda dapat bertemu dengan hingga 10 orang secara virtual. Google meet juga memungkinkan Anda melakukan hal-hal seperti berbagi layar dengan orang lain untuk memberikan presentasi. Selain google meet anda dapat menggunakan aplikasi obrolan seperti Slack dan layanan konferensi video seperti Zoom untuk menjaga komunikasi dan hubungan yang lebih baik saat jarak jauh dengan teman, kolega, dan manager.

Ingat Semua Orang Bekerja Secara Berbeda
Manajer harus ingat bahwa tidak setiap karyawan benar-benar ingin bekerja dari rumah, perubahan yang dapat membuat stres bagi sebagian orang. Karena perusahaan semakin mengamanatkan bahwa banyak karyawan harus bekerja dari rumah selama wabah koronavirus, kuncinya mereka berkomunikasi sebanyak mungkin dan membantu karyawan yang berjuang dengan perubahan.

Jika manajemen benar-benar memaksa orang untuk tinggal di rumah, maka itu akan menambah lapisan stres.  Memberi karyawan informasi sebanyak mungkin dapat meringankan beban yang disebabkan oleh gangguan.

Gunakan Cloud
Dokumen-dokumen penting perlu diunggah ke layanan penyimpanan cloud seperti Dropbox atau Google Drive. Dengan cara ini Anda bisa lebih mudah untuk mengakses file dari mana saja.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *