Manfaat Gula Semut Organik Bagi Kesehatan

Selama ini air nira (aren) hanya diolah gula merah. Padahal nilainya tinggi apabila diolah menjadi gula semut yang mudah dijual baik di pasar maupun swalayan. Selain itu, gula semut dalam olahan makanan dapat memberikan keuntungan besar bagi pelaku usaha karena memiliki manis alami.

Gula semut merupakan gula merah versi bubuk dan sering pula disebut orang sebagai gula kristal. Dinamakan gula semut karena bentuk gula ini mirip rumah semut yg bersarang di tanah. Bahan dasar untuk membuat gula semut adalah nira dari pohon kelapa atau pohon aren. Karena kedua pohon ini masuk jenis tumbuhan palmae maka dalam bahasa asing, secara umum gula semut hanya disebut sebagai Palm Sugar atau Palm Zuiker.

Industri gula semut atau gula merah bubuk di dalam negeri mampu menghasilkan produk yang diminati pasar internasional. Hal ini dibuktikan dari permintaan ekspor gula semut yang terus meningkat, di mana tahun 2014 tercatat senilai USD34,7 ribu menjadi USD48 ribu pada 2017 atau naik sekitar 27 persen.

Dibandingkan dengan gula merah biasa, pengolahan nira menjadi gula semut akan lebih menguntungkan karena:

  • Harga jual lebih tinggi dibandingkan dengan gula cetak.
  • Berbentuk serbuk, sehingga lebih luwes pemakaiannya dibandingkan gula cetak dan lebih mudah penyimpannya,
  • Memiliki umur simpan lebih lama.

Gula Semut sangat cocok untuk penambah cita rasa manis baik itu makanan, minuman, atau jamu herbal. Gula semut juga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes, karena gula semut sangat dianjurkan bagi penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi.

Kandungan dan Manfaat Gula Semut

1. Mengandung Thiamin (Vitamin B1)

  • Berfungsi sebagai koenzim dalam metabolisme energi
  • Memperkuat sistem syaraf dan otot.
  • Membantu tubuh membuat dan memakai protein.

2. Riboflavin (Vitamin B2)

  • Membantu membentuk sel darah merah
  • Menghasilkan antibodi
  • Bersama enzim menghasilkan energi yang diperlukan oleh tubuh manusia
  • Bersama vitamin A memperbaiki selaput mukosa pada saluran pencernaan
  • Menghambat kerusakan sel pada saat proses produksi energi
  • Memperbaiki sistim kerja jaringan dan saluran pencernaan tubuh

3. Nicotinic Acid (Vitamin B3)

  • Mencegah dan menghaluskan bekas jerawat
  • Mencegah sembelit dan wasir.

4. Pyridoksin (vitamin B6)

  • Metabolisme Protein dan Karbohidrat,
  • Membantu dalam produksi sel-sel darah merah,
  • Membantu sistem imunitas tubuh.

5. Ascorbic Acid

  • Memiliki fungsi Antibiotik
  • Mencegah Rematik, Flu dan Ashma
  • Mencegah Kanker
  • Menciptakan sistem imunitas
  • Memperkokoh tulang dan sendi
  • Bersifat antioksidan dan mampu menangkal radikal bebas.

6. Kalsium

  • Melancarkan peredaran darah
  • Menormalkan Tekanan Darah
  • Menyeimbangkan tingkat keasaman darah
  • Mencegah Osteoporosis (keropos tulang)
  • Mencegah Penyakit Jantung dan menurunkan resiko Kanker Usus
  • Memulihkan gairah Sex yang menurun/ melemah

7. Niacin

  • Berfungsi sebagai koenzim dalam metabolisme Glukosa, Lemak dan Alkohol
  • Membantu kesehatan kulit, sistem syaraf dan sistem pencernaan
  • Menurunkan kadar kolesterol LDL
  • Meningkatkan fungsi kerja otak

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *