Bisnis Menggiurkan Sirih Gading Mutasi

Sirih Gading (Epipremnum aureum) adalah tanaman hias yang dapat digunakan sebagai penyerap emisi timbal (Pb) dari kendaraan bermotor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman Sirih Gading (Epipremnum aureum) varietas hijau kuning dan varietas hijau mampu mengabsorbsi logam timbal (Pb). Kadar timbal (Pb) yang terakumulasi pada daun Sirih Gading (Epipremnum aureum) dipengaruhi oleh tingkat pencemaran timbal (Pb) di udara, dimana semakin tinggi volume kendaraan yang melintas, maka semakin tinggi kadar timbal (Pb) yang terakumulasi pada daun.

Terdapat korelasi negatif antara kadar timbal (Pb) dengan klorofil daun, dimana semakin tinggi kadar timbal (Pb) yang terakumulasi pada daun, maka semakin sedikit kadar klorofil yang dihasilkan. Kadar timbal yang terserap dan terakumulasi pada daun Sirih Gading varietas hijau kuning yaitu sebesar 0,60 − 0,643 ppm, dan Sirih Gading varietas hijau yaitu sebesar 0,582 − 0,618 ppm. Kadar klorofil pada daun Sirih Gading varietas hijau kuning lebih rendah daripada daun Sirih Gading varietas hijau. Kadar klorofil Sirih Gading varietas hijau kuning yaitu sebesar 8,52 − 11,63 ppm dan Sirih Gading varietas hijau sebesar 10,86 − 15,33ppm.

Dijuluki tanaman bandel karena Sirih gading adalah tanaman yang bisa hidup dalam media seadanya. Ia bahkan bisa survive hanya dalam media botol yang berisi sedikit air putih dengan perawatan terbengkalai sekalipun. Tanaman suku Araceae (talas-talasan) ini merupakan tanaman semi-epifit yang populer dijadikan tanaman hias indoor maupun outdoor.

Sirih gading memiliki nama binomial Epipremnum aureum yang merupakan tanaman semi-epifit. Yaitu dapat ditanam pada tanah, pada pot, juga dirambatkan pada pohon tanaman lain, ataupun pagar dan tembok . Batangnya yang merambat ditumbuhi daunnya secara berselang-seling. Dapat tumbuh mencapai 20 meter dengan diameter batang 4cm.

Sirih gading, yang biasa juga disebut dengan devil’s ivy, bekerja dengan cara melepaskan oksigen dan menyerap zat-zat racun seperti benzene, xylene, toluene, formaldehid dan karbon monoksida yang bertebaran di udara. Jadi, lapisan udarapun akan tetap terjaga kebersihannya. Inilah yang melatarbelakangi mengapa banyak pecinta tanaman lebih memilih menanam sirih gading di dalam ruangan, tak lain dengan maksud menyehatkan udara yang dihirup setiap harinya.

Selain itu saat itu ada jenis sirih gading yang sedang digandrungi oleh pecinta tanaman, yaitu sirih gading mutasi. Jenis sirih gading ini mempunyai ciri-ciri bentuk daunnya yang tidak melebar namun menguncup.

Harga tanaman ini pun tidak main-main, satu pot kecil sirih gading mutasi dibadrol dengan harga 2 juta hingga 3 juta rupiah. Mahalnya harga sirih gading mutasi membuat bisnis tanaman hias ini semakin menggiurkan.

 

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *