Bisnis Menjanjikan Budidaya Aglaonema di Indonesia

Aglaonema (Chinese Evergreen) atau biasa disebut sebagai Sri Rejeki adalah salah satu tanaman hias yang populer di Indonesia.
Aglaonema merupakan tanaman khas Asia Tenggara, Aglaonema yang berasal dari bahasa Yunani ( Aglos ) yang artinya sinar dan ( Nema ) yang artinya benang, secara harfiah Aglaonema yang berarti benang yang bersinar.

Selain mudah dalam perawatannya, tanaman ini mempunyai motif daun yang unik dan corak warna yang menarik sehingga menjadi incaran banyak orang. Penggemar tanaman Aglaonema di Indonesia cukup banyak. Sebagian besar penggemar tanaman hias ini adalah kelas menengah keatas.

Aglaonema, merupakan salah satu tanaman hias yang dijuluki sebagai ratu tanaman. Selain bentuknya yang cantik dan anggun, nilai bisnis tanaman hias ini juga ternilai cukup tinggi.

Pada kisaran tahun 2016-2017 lalu, bisnis bunga aglaonema memang pernah naik daun. Harga jualnya cukup melambung tinggi hingga jutaan rupiah untuk satu pot tanaman. Penentuan harga tanaman ini bahkan didasarkan pada banyaknya jumlah daun. Saat ini, Harga jual tanaman hias aglaonema semakin bervariasi, mulai dari yang paling murah, yakni puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah, sehingga makin banyak kalangan bisa mengoleksi aglaonema.

Meski tidak lagi se-booming beberapa tahun lalu, menekuni usaha tanaman hias aglaonema tidak ada ruginya.
Bahkan, dinilai masih memiliki potensi bisnis yang bagus, mengingat peminat terhadap tanaman khas Asia Tenggara ini masih cukup banyak.

Jenis-jenis Tanaman Hias Aglaonema
– Aglaonema Calypso


– Aglaonema Cecilia


– Aglaonema Emerald Beauty


– Aglaonema Golden Bay


– Aglaonema Maria


– Aglaonema Nicole


– Aglaonema Juliana


– Aglaonema Red Gold


– Aglaonema Romeo


– Aglaonema Silver Bay


– Aglaonema Silver Queen

Dilansir dari laman jogja.tribunnews.com, Ada 5 tips merawat tanaman aglaonema agar pertumbuhan tanaman ini berkembang dengan pesat.

1. Media Tanam Aglaonema
Media tanam pada tanaman hias aglaonema sebaiknya mempunyai tingkat keasaman (pH) netral antara 6-7.
Bisa menggunakan campuran antara humus daun dan pasir sebagai media tanam dengan perbandingan 3:1.
Masukkan media tanam pada pot sampai dengan tiga per empat bagian setelah sebelumnya diletakkan pecahan bata merah atau genting pada dasar pot.

2. Penyiraman
Penyiraman dapat dilakukan satu hari sekali dengan takaran air yang disesuaikan dengan kelembaban media tanam itu sendiri.
Yang perlu diingat ialah, aglaonema ialah tanaman yang menyenangi area tidak kering namun tak terlalu basah.
Jangan memakai air kaporit dalam merawat dan menyiram tanaman Aglaonema.

3. Pemupukan Tanaman
Pemupukan perlu dilakukan dalam tiga bulan sekali dengan memakai pupuk yang memang direkomendasikan.
Mintalah saran dari para ahli/nursery untuk mengetahui merk atau jenis pupuk yang cocok bagi aglaonema beserta takarannya.
Untuk pupuk alami dapat menggunakan air cucian beras. Dengan cara menyiramkan ke media tanam, bukan di daun/batang.

4. Penempatan Tanaman
Tempatkan tanaman hias ini ditempat yang teduh sebab aglaonema pada hakikatnya tidak sesuai dengan penyinaran matahari secara langsung.
Tanaman ini dapat ditaruh pada teras atau tempat lain dengan intensitas cahaya matahari yang rendah.

5. Perawatan Daun
Keindahan tanaman hias Aglaonema ialah di bagian daunnya.
Jika daun Aglaonema tampak bersih, indah dan mengkilap kian menambah pesonanya.
Sebab itu salah satu cara merawat tanaman hias aglaonema ialah membuat daunnya mengkilap.

 

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *