Jum. Jul 10th, 2020

Ngopi88.com

Rangkuman Trending Topik Indonesia Terbaru

Kelebihan dan Kekurangan Aki Basah dan Aki Kering untuk Kendaraan

2 min read

Aki adalah alat yang sangat vital sehingga sangat penting keberadaannya bagi mobil. Aki mempunyai fungsi utama sebagai penyuplai listrik pada mobil.  Listrik dari aki tersebutlah yang dipakai untuk berbagai keperluan, terutama ketika mobil dinyalakan. Aki juga punya fungsi menyuplai kelistrikan ke fungsi-fungsi lain. Contohnya seperti indikator pada dashboard, sistem penguncian pintu dan jendela elektronik, atau bisa juga untuk kepentingan suplai listrik ke fitur-fitur elektronik lain.

Ada dua jenis aki yang beredar di pasaran dan dipakai pada kendaraan yakni aki basah dan aki kering.

Aki Basah


Aki basah, merupakan aki yang mengandung cairan elektrolit atau air aki berupa asam sulfat di bagian dalamnya. Di dalam aki basah juga terdapat timah antimoini.
Timah antimoni ini merupakan bahan yang berfungsi sebagai penguat timbal untuk baterai. Dari segi fisiknya, aki basah ini ditandai dengan lubang-lubang tertutup yang dapat dipakai untuk mengisi air aki.

Untuk desain-nya, aki basah pada umumnya lebih transparan dengan penanda garis batas ketinggian air aki. Aki basah memiliki fungsi untuk memudahkan pengguna melihat kondisi sel dan ketinggian air aki.

Lalu, bagaimana sih perawatan aki basah?
Untuk mobil yang dipakai dengan mobilitas tinggi, aki basah perlu dikontrol minimal sebulan sekali.

Aki Kering


Bagaimana dengan aki kering? Yup, seperti aki basah, aki kering juga menggunakan cairan elektrolit yang mengandung timah kalsium. Dari sisi fisiknya sih ya, aki kering ini tidak menggunakan lubang-lubang untuk mengisi air aki sebagaimana ada di aki basah. Sebaliknya, aki kering tertutup rapat yang berfungsi untuk mencegah penguapan cairan elektrolit.

Kelebihan aki basah antara lain :
– Harga aki basah relatif lebih murah ketimbang aki basah
– Apabila mengalami kerusakan, aki basah lebih mudah diperbaiki
– Banyak dijual di pasaran dan jasa perbaikan
– Dapat digunakan dalam waktu relatif lama, apabila pengguna rutin merawat dan mengisi air aki

Kekurangan aki basah antara lain :
– Cairan elektrolit gampang menguap yang menyebabkan cairan aki cepat habis
– Karena aki basah gampang sekali menguap, maka butuh perawatan extra, yakni wajib rutin mengontrol air akinya
– Apabila tidak merawat dengan baik, cairan aki dapat tumpah dan dapat menyebabkan korosi pada komponen-komponen lain di mesin mobil

Kelebihan aki kering antara lain :
– Aki mudah secara perawatan. Cukup dibersihkan dengan kain lembut kering di area aki
– Cairan elektrolit sedikit menguap
– Cocok sekali untuk pengguna mobil yang tidak punya cukup waktu untuk mengecek kondisi aki

Kekurangan aki kering antara lain :
– Harga lebih mahal
– Apabila aki rusak sulit untuk diperbaiki karena harus membuka segel atau penutup aki. Oleh karena itu, wajib membeli baru lagi.
– Aki kering tetap wajib diganti dengan yang baru saat sudah mencapai usia penggunaan atau masa pakai. Yakni selama 2 tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *