Apa perbedaan dari Kamera Mirrorless dan Kamera DSLR?

Banyak yang tidak tahu bahwa DSLR itu adalah singkatan dari Digital Single Lens Reflect. Lalu apa itu Mirrorless? Mirrorless berarti Tanpa Cermin. Kamera Mirrorless menggunakan sistem yang berbeda dengan Kamera DSLR.

Pada Kamera DSLR terdapat mirror box (ada cermin kecil pada kamera), sedangkan Mirrorles tidak terdapat mirror box disitulah letak perbedaan besar antara Mirrorless dan DSLR.  Kamera mirrorless memiliki sistem kerja yang jauh lebih sederhana ketimbang dengan DSLR.

Kamera Mirrorless rata-rata tidak mempunyai “viewfinder” seperti yang dimiliki oleh Kamera DSLR. Semua Kamera DSLR pasti ada viewfinder-nya, karena ada bantuan cermin untuk memantulkan gambar atau objek menuju mata kita supaya kita bisa melihat objek-nya. Sedangkan Kamera Mirrorless tidak memiliki viewfinder, maka sistemnya langsung ditampilkan pada layar LCD.

Saat ini sudah ada beberapa jenis Kamera Mirrorless yang memiliki viewfinder seperti Sony A7 S. Sistem viewfinder Mirrorless juga berbeda dengan sistem viewfinder DSLR. Jika ingin melihat melalui viewfinder dengan kamera mirrorless anda harus menyalakan terlebih dahulu kamera-nya. Berbeda dengan DSLR, walaupun dalam kondisi tidak menyala, kita masih tetap bisa melihat objek yang ada di depan kita.

Perbedaan selanjutnya antara Mirrorless dan DSLR adalah karena Mirrorless tidak memiliki yang namanya mirror box atau cermin, maka otomatis body-nya jadi lebih kecil sedangkan DSLR berbody besar akibat adanya mirror box. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa lensa kit mirrorless berbeda dengan DSLR.

Lensa kit dari kamera DSLR itu akan lebih besar ketimbang lensa kit dari Mirrorless. Itu disebabkan karena dudukan lensa yang awalnya ada pada DSLR dipengaruhi oleh adanya mirror box. Saat ini para produsen sudah menyediakan adaptor yang memungkinkan lensa dari dslr ini bisa masuk ke kamera Mirrorless.

Hasil dari foto dan video antara DSLR Camera atau Mirrorless Camera?

Kedua-duanya menghasilkan foto dan video yang bagus. Balik lagi ke individunya atau orangnya ya, jangan tergantung kepada sebuah alat/camera yang digunakan. Jadi apapun alat/camera yang digunakan, selagi anda bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin maka anda bisa menciptakan karya yang bagus.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *