Hoax Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia Karena Sakit Kanker

Kabar meninggalnya Ustaz Arifin beredar luas lewat broadcast Whatsapp dan menjadi viral di Media Sosial.

Innalillahi wainnailaihi rojiun.. telah meninggal dunia ustaz arifin ilham barusan alfateha,” tulis broadcast yang tersebar, sang putra, Alvin Faiz langsung memberikan klarifikasi.

“Alhamdulillah abang masih rehat di Penang. Abang sangat sayang kalian semua karena Allah dan sangat cinta dengan kedamaian dan keselamatan umat dan NKRI kita yang merdeka berkat rahmat Allah ini,” ujarnya.

Kabar yang beredar luas itu dipastikan adalah hoax. Ustadz Arifin Ilham saat ini masih menjalani proses pengobatan untuk menyembuhkan sakitnya.

Beberapa waktu lalu, Ustad Arifin Ilham dinyatakan mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 4A dan juga kanker nasofaring. Namun dalam waktu dua bulan tiga hari dirinya bisa bersih dari kanker tersebut.

“Alhamdulillah ini karunia Allah. Dokternya juga terkejut, dia bilang ’16 tahun saya jadi dokter, baru kali ini saya mengobati seorang hamba Allah yang mengidap penyakit kanker nasofaring dan getah bening stadium 4A dalam dua bulan, tiga hari dibersihkan oleh Allah,” kata sang ustad di salah satu tayangan infotainment beberapa waktu lalu, dikutip dari detikHOT.

Kanker nasofaring atau nasopharyngeal carcinoma (NPC) bisa menyebabkan komplikasi bila tumbuh terlalu besar dan menyerang struktur terdekat seperti tenggorokan, tulang dan otak.

Kebanyakan pengidap NPC memiliki penyebaran atau metastase regional, yang artinya hanya berkisar di area tempat tumor itu berada awalnya dan ‘bermigrasi’ ke area terdekat, seperti kelenjar getah bening di leher.

Gejala yang dialami oleh pasien kanker limfoma testis di antaranya terdapat benjolan atau pembengkakkan yang tidak nyeri pada testis atau skrotum, rasa ketidaknyamanan pada skrotum, sensasi berat di skrotum, nyeri pada punggung bawah, selangkangan, atau perut, akumulasi cairan yang tiba-tiba di dalam skrotum dan merasa kelelahan tanpa sebab.

Meskipun kanker limfoma testis dapat menyebar ke kelenjar getah bening, tapi penyakit itu hampir tidak pernah menular ke organ lain. Jika kanker itu menyebar, Anda mungkin mengalami batuk, kesulitan bernapas, kesulitan menelan dan terjadi pembengkakan di dada.

Penting untuk mengetahui keberadaan kanker limfoma testis lebih awal guna meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan. Tanda-tanda paling awal yang terjadi biasanya adalah benjolan dan pembengkakan pada testis tanpa rasa nyeri. Testis mungkin juga tampak lebih besar dari biasanya.

Namun, jenis kanker ini tidak menyebabkan gejala yang nyata sampai tahap selanjutnya. Itulah mengapa pemeriksaan diri sangat penting, bahkan seringkali merupakan satu-satunya cara untuk mengenali kanker limfoma testis pada tahap awal.

Selama menjalani pengobatan di Penang, Malaysia, ustad Arifin Ilham selalu didampingi orang-orang yang disayangnya. Tidak terkecuali adalah ketiga istrinya.

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *