Kedai Kopi Paling Tua di Indonesia

Di Indonesia, kedai kopi sudah ada sejak sekitar 4 abad lalu, yakni saat India mengirimkan bibit kopi Yamen (Arabica) pada pemerintah Belanda di Batavia pada tahun 1969. Kemudian pada tahun 1811, biji-biji kopi hasil dari perkebunan kopi pertama di Indonesia dikirim ke Eropa. Hanya kurang dari 10 tahun saja, pengiriman kopi pun meningkat hingga kurang lebih 60 ton per tahunnya. Nama Indonesia pun mulai dikenal menjadi penghasil kopi selain Arab dan Ethiopia.

Koffie Warung Tinggi Tek Sun Ho

Kedai ini berdiri sejak tahun 1878 dan didirikan oleh Liaw Tek Soen. Kedai kopi yang sudah berusia lebih dari 100 tahun ini kepemilikannya sudah turun temurun sebanyak lima generasi Gan Sis. Bahkan mereka telah mengekor kopi hingga ke Jepang dan Amerika Serikat. Menu andalan yang disajikan oleh mereka adalah Kopi Jantan, yaitu kopi yang memiliki rasa yang keras dan konon dapat meningkatkan vitalitas; dan Kopi Betina yang populer di kalangan anak muda dengan rasa yang tidak terlalu keras.

Warung Kopi Ake

Kedai kopi ini merupakan kedai kopi tertua di Belitung dan kini sudah turun ke generasi keempat. Kedai ini pun masih tetap mempertahankan resep turun temurunnya, bahkan peralatan yang zaman dahulu dipergunakan oleh kakek buyutnya seperti gentong air, alat penyuling ari, ketel, dan teko air pun masih ada. Sebelum berbentuk kedai seperti saat ini, mereka berjualan kopi dengan menggunakan gerobak.

Kedai Massa Kok Tong

Awal mula adanya kedai kopi ini dirintis pada tahun 1925 oleh seorang perantau asal Tiongkok yang bernama Lim Tee Kee yang saat itu berusia 17 tahun. Saat itu kedai ini memiliki nama Kedai Kopi Heng Seng. Kedai ini selalu mengutamakan kualitas kopinya dengan memilih biji kopo, meracik, dan menyangrainya hingga menyeduhnya sendiri. Kedai ini bahkan saat ini memiliki pabrik pengolahan kopi sendiri. Menu andalan dari kedai ini adalah es kopi susu.

Kedai Es Kopi Tak Kie

Kedai kopi ini dirintis oleh perantau dari negeri Tiongkok yang bernama Liong Kwie Tiong dan kemudian dilanjutakn oleh Liong Tjen. Kemudian turun pada generasi ketiganya yakni Latif Yunus yang sering dipanggil Ayaw dan Liong Kwang Joe. Menu andalan dari kedai ini adalah kopi yang merupakan perpaduan jenis robusta dan arabika dari Lampung, Toraja, hingga Sidikalang.

Warung Kopi Phoenam

Kedai ini didirikan oleh Liong Thay Hiong, nama Phoenam memilki arti Tempat Singgah di Selatan. Kedai ini menggunakan biji kopi Toraja dan menu andalannya adalah kopi susu, kopi madu telur, roti bakar, dan pisang panggang.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *