Rab. Feb 26th, 2020

Ngopi88.com

Rangkuman Trending Topik Indonesia Terbaru

Suku Sentinel Tak Terjamah Oleh Zaman

2 min read

Di era kecanggihan teknologi seperti sekarang ini siapa sangka jika masih ada orang yang tak terpapar modernitas. Contohnya suku sentinel, mereka sangat terasing dari dunia luar. Kehidupan mereka masih masih sangat primitif, mereka sama sekali tak mengenal teknologi bahkan yang paling sederhana sekalipun.

Beberapa hari ini linimasa media dipenuhi berita seorang misionaris asal Amerika yang dibunuh suku sentinel di India. John Chau dibunuh Suku Sentinel karena mencoba masuk ke dalam pulau untuk menyebarkan agama kristen.

Siapa Suku Sentinel?
Suku Sentinel tinggal di Pulau Sentinel, Kepulauan Andaman di Teluk Benggala, India. Menurut data sensus India tahun 2011, populasi suku ini hanya berkisar 15 orang saja, tetapi itu data perkiraan.

Suku ini memang dikenal agresif dan salah satu suku yang paling berbahaya di dunia. Suku Sentinel tak segan membunuh siapapun yang mencoba mendekati pulau tempat tinggalnya.

Sampai saat ini tidak banyak informasi tentang suku sentinel. Apa bahasa yang mereka gunakan, ritual apa yang mereka lakukan, bagaimana mereka hidup, itu masih menjadi misteri. Para peneliti masih menunggu mereka untuk membuka diri dan mau menerima tamu dari luar.

Beberapa orang yang pernah mencoba mencari tahu soal suku ini, tapi hasilnya justru pengalaman tidak menyenangkan yang mereka dapatkan.

Tahun 1974 seorang pembuat film terkena anak panah saat berusaha membuat film dokumenter tentang suku ini. Tahun 2006, dua orang nelayan yang tak sengaja singgah di pulau ini dibunuh dengan sangat kejam.  Helikopter pemerintah India dihujani anak panah saat berusaha memeriksa kondisi suku ini pasca tsunami 2004. Dan yang paling baru ada misionaris asal Amerika, John Chau yang tewas dipanah saat ingin menyebarkan agama kristen di pulau Sentinel.

Pemerintah India sudah melakukan berbagai upaya untuk mendekati suku sentinel. Tetapi sampai saat ini hasilnya nihil. Mereka menunggu suku sentinel membuka diri untuk orang luar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *