各种类型的白米在印度尼西亚

Perlu dicatat bahwa ada berbagai jenis beras di pasaran, seperti beras kacang dan perami yang dipilih orang. Masyarakat juga perlu memahami dua perbedaan beras lainnya. Nasi putih adalah beras yang paling banyak dikonsumsi orang Indonesia. Nasi putih ini diperoleh dari tanah dan beras yang sudah dibersihkan agar warnanya bisa memutih. Karena telah mengalami banyak proses untuk mendapatkan putih, beras ini memiliki nutrisi yang lebih rendah daripada beras lainnya. Teksturnya lebih lembut saat dimasak. Ketika datang ke nasi putih, ada beberapa jenis beras di Indonesia.

Jenis pertama dari Pandanwangmi adalah beras, yang memiliki aroma yang sama dengan Pandanus, yang merupakan daya tarik utama bagi konsumen untuk membelinya. Tekstur yang Anda miliki saat memasak juga sangat tebal, karena bentuk bulirnya pendek atau hampir bundar. Harum Dan Pimi berasal dari daerah cianjur.

Nasi Rojolele Nasi
Rojolele berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jenis beras ini memiliki aroma yang harum dan ditandai dengan adanya putih susu di biji-bijian.

Beras IR 64 Beras
sangat tahan lama sekitar 3 bulan. Teksturnya halus dan kental, tetapi aromanya tidak seperti Rojole atau aroma wangi.

Beras
IR 42 Meter IR 42 ini memiliki bentuk partikel yang sama tetapi berbeda ukuran. Jika pada IR 42, kurang dari IR 64.
Beras IR 42 sering disebut sebagai “Nasi Pera.”

Karena harga yang relatif rendah, Setra Ramos tersebar luas di pasar.

Batang Lembang
juga tahu bahwa beras Jepang memiliki tekstur yang sangat lembut ketika matang.

Beras organik di departemen susu kaya akan nutrisi dan mineral.

Menthik
Beras organik harum rendah gula dan sangat ideal untuk penderita diabetes.

Beras Beureum
lokal yang intens dari Cianjur sangat ideal untuk menurunkan kadar kolesterol. Sayangnya, varietas ini hampir punah, sulit ditemukan dan mahal.

You may also like...

发表评论

电子邮件地址不会被公开。 必填项已用*标注